Jurusan

Kuliah Hubungan Internasional Tidak Cukup Cuma Bisa Bahasa Inggris, Ini 7 Skill yang Perlu Kamu Punya

Kuliah Hubungan Internasional bukan hanya soal diplomasi. Kenali 7 skill penting mahasiswa HI, mulai dari riset, analisis, bahasa asing, hingga negosiasi.

Kuliah Hubungan Internasional Tidak Cukup Cuma Bisa Bahasa Inggris, Ini 7 Skill yang Perlu Kamu Punya

Kuliah Hubungan Internasional (HI) bukan hanya tentang menghafal nama negara, mengikuti berita politik dunia, atau belajar menjadi diplomat. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan yang bisa digunakan untuk membaca persoalan, menyampaikan pendapat, mencari informasi, dan memahami perubahan yang terjadi di berbagai negara.

Skill tersebut tidak harus sudah dikuasai sebelum masuk kuliah. Justru selama menjadi mahasiswa, kemampuan ini bisa dilatih melalui tugas, diskusi, organisasi, kegiatan kampus, hingga pengalaman magang.

1. Kemampuan Riset dan Mencari Informasi

Mahasiswa HI akan sering berhadapan dengan berita, data, kebijakan, jurnal, dan berbagai sumber informasi. Karena itu, kemampuan mencari sumber yang kredibel menjadi salah satu dasar yang penting.

Bukan hanya soal menemukan informasi, tetapi juga tahu mana sumber yang bisa dipercaya dan mana yang perlu diperiksa kembali.

Baca juga: Pembayaran Formulir Akuntansi UGAMA: Rp100.000 dan Tahapnya

2. Kemampuan Analisis

Membaca berita internasional saja belum cukup. Mahasiswa HI perlu mencoba memahami mengapa suatu negara mengambil keputusan, siapa yang berkepentingan, dan apa dampaknya.

Kemampuan analisis ini bisa dilatih dari tugas kuliah maupun diskusi mengenai isu internasional. Semakin sering melihat satu persoalan dari beberapa sudut pandang, semakin terlatih pula cara berpikirnya.

3. Bahasa Asing

Bahasa Inggris menjadi kemampuan yang sangat membantu karena banyak jurnal, berita, dokumen, dan informasi internasional menggunakan bahasa tersebut. Kemampuan bahasa asing lainnya juga bisa menjadi nilai tambah tersendiri, terutama jika ingin mendalami suatu persoalan di kawasan atau negara tertentu.

Tidak harus langsung fasih, dan yang terpenting mulai terbiasa membaca, mendengar, dan menggunakan bahasa asing baik dalam percakapan sehari hari dengan teman satu kelas, maupun ketika diskusi di dalam kelas. 

Baca juga: Apakah Bisa Kuliah Sambil Bekerja di Jakarta Barat? Cek Agribisnis

4. Kemampuan Menulis

Mahasiswa HI akan banyak berhadapan dengan makalah, laporan, analisis isu, dan artikel ilmiah. Karena itu, kemampuan menulis dengan jelas dan terstruktur akan sangat membantu selama kuliah.

Skill ini juga tetap berguna setelah lulus. Menyusun laporan, membuat bahan presentasi, menulis analisis, atau menyampaikan informasi kepada orang lain membutuhkan kemampuan yang sama.

5. Public Speaking dan Komunikasi

Presentasi, diskusi, seminar, organisasi, hingga simulasi diplomasi dapat menjadi tempat untuk melatih kemampuan berbicara. Namun, komunikasi bukan hanya soal berani berbicara di depan banyak orang.

Mahasiswa juga perlu belajar mendengarkan, memahami pendapat orang lain, dan menyampaikan gagasan dengan cara yang mudah dipahami.

Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Jakarta Barat untuk Studi Doktor

6. Negosiasi dan Diplomasi

Negosiasi bukan hanya kemampuan yang dibutuhkan seorang diplomat. Dalam organisasi, perusahaan, pemerintahan, maupun lingkungan kerja lainnya, seseorang akan bertemu dengan orang yang memiliki kepentingan dan pendapat berbeda.

Kuliah HI dapat menjadi ruang untuk belajar bagaimana menyampaikan kepentingan, mencari titik temu, dan mengambil keputusan tanpa mengabaikan pihak lain.

7. Mengikuti Perkembangan Isu Global

Isu di dalam maupun luar negeri terus berkembang. Konflik, perdagangan, energi, teknologi, lingkungan, keamanan, dan hubungan antarnegara dapat berkembang dari waktu ke waktu.

Karena itu, mahasiswa HI perlu membiasakan diri mengikuti perkembangan berita dan isu global. Dengan begitu, materi yang dipelajari di kelas tidak hanya sebagai teori, tetapi bisa dikaitkan dengan persoalan yang sedang terjadi.

Kuliah Hubungan Internasional Bisa Sambil Bekerja

Kini, kuliah Hubungan Internasional tidak harus membuat kamu meninggalkan pekerjaan. Melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K), waktu kuliah dapat disesuaikan dengan aktivitas kerja sehingga karyawan tetap bisa melanjutkan pendidikan sambil mengembangkan keilmuan dan meningkatkan karier.

Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Universitas Satyagama (UGAMA) di Jakarta Barat. Selain waktu kuliah yang fleksibel, biaya kuliahnya juga terjangkau dan dapat dicicil setiap bulan tanpa bunga, sehingga lebih mudah disesuaikan dengan pengeluaran rutin.

Universitas Satyagama didirikan oleh Yayasan Satyagama pada 16 September 1988 dan menyelenggarakan berbagai bidang pendidikan, termasuk Hubungan Internasional. Dengan tagline “For Better Future”, kampus ini berkomitmen membantu mahasiswa mengembangkan pengetahuan, kompetensi, karakter, dan kesiapan profesional.

Temukan Pilihan Kuliah S1 Hubungan Internasional di Universitas Satyagama

Kalau kamu tertarik mempelajari isu global, diplomasi, komunikasi antarnegara, dan berbagai persoalan internasional, kamu bisa mencari informasi mengenai S1 Hubungan Internasional Universitas Satyagama (UGAMA) melalui kelaskaryawan.id dan satyagama.id.`Ikuti juga Instagram Kelas Karyawan UGAMA dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar program dan kegiatan perkuliahan.

Sudah siap mengembangkan kemampuan di bidang Hubungan Internasional sambil tetap bekerja? Daftar kuliah secara online dan  mulai langkahmu bersama S1 Hubungan Internasional Universitas Satyagama (UGAMA). Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.